Sifat
Mazmumah, atau yang juga dikenali sebagai sifat-sifat keji yang berlawanan
dengan syarak, adalah sifat-sifat yang meracuni hati dan merosakkan hubungan
dengan Allah SWT. Dalam tulisan ini, kita akan mengupas lebih lanjut tentang
maksud sifat Mazmumah, memberikan contoh-contohnya, menyelidiki dalil-dalil
yang melarangnya, menjelaskan cara untuk meninggalkan sifat-sifat ini, dan
mengeksplorasi hikmah yang terkandung dalam meninggalkannya....
Maksud
Sifat Mazmumah
Mazmumah
merujuk kepada sifat dan tingkah laku keji yang bertentangan dengan ajaran
syarak. Sifat-sifat ini, seperti riak, 'ujub, dan hasad, menunjukkan
tanda-tanda ketidakpatuhan terhadap prinsip-prinsip agama dan moral yang
tinggi.
Contoh Sifat Mazmumah
Sifat
Mazmumah adalah sifat-sifat keji yang meracuni hati dan jiwa seseorang. Di
bawah ini, kita akan mengeksplorasi tiga contoh sifat Mazmumah yang perlu
dihindari secara lebih terperinci:
1.
Riak (Tanda Kepalsuan)
Riak
adalah sifat yang merujuk kepada perilaku melakukan amalan dengan niatan
semata-mata untuk mendapatkan pujian dan perhatian dari orang lain. Ini adalah
contoh jelas dari sifat Mazmumah yang perlu dihindari oleh umat Islam. Dalil
melarang sifat riak dapat ditemui dalam Surah Al-Ma'un. Allah SWT menyebutkan:
"Maka kecelakaan yang besar bagi orang yang solat, (iaitu) mereka
yang berkeadaan lalai daripada menyempurnakan solatnya. Juga bagi orang yang
berkeadaan riak (dalam ibadah dan bawaannya)."
Ayat
ini mengingatkan kita akan bahaya riak dalam ibadah dan cara kita berperilaku
sehari-hari. Rasulullah SAW juga telah mengingatkan tentang kebahayaan riak
dalam hadisnya.
2.
'Ujub (Perasaan Bangga)
Sifat
'ujub merujuk kepada perasaan bangga dan sombong dengan amalan dan kelebihan
yang dimiliki. Contoh sifat ini tercantum dalam Surah At-Taubah. Allah SWT
menyebutkan:
"...Iaitu ketika kamu berasa megah dengan sebab bilangan kamu yang
ramai. Maka bilangan yang ramai itu tidak mendatangkan faedah kepada kamu
sedikit pun..."
Ayat
ini mengingatkan kita bahwa perasaan sombong terhadap jumlah atau kelebihan
yang dimiliki adalah tanda 'ujub, yang harus dihindari.
Hadis
yang menceritakan nasib seseorang yang berlagak sombong juga menunjukkan betapa
pentingnya menghindari sifat 'ujub dalam kehidupan sehari-hari.
3.
Hasad (Perasaan Dengki)
Sifat
hasad adalah perasaan dengki dan iri hati terhadap kelebihan atau kebaikan
orang lain, serta berharap agar kelebihan tersebut hilang daripada mereka.
Dalil yang melarang sifat hasad dapat ditemukan dalam Surah Al-Falak. Allah SWT
menyebutkan:
"Dan daripada kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan
dengkinya."
Ayat
ini mengingatkan kita akan bahaya perasaan dengki dan bahwa sifat ini adalah
salah satu sifat Mazmumah yang harus dihindari.
Rasulullah
SAW juga mengingatkan tentang keburukan hasad dalam hadisnya:
"Hendaklah kamu menjauhi sifat hasad (dengki), sesungguhnya hasad
(dengki) itu menghapuskan kebaikan seperti api membakar kayu api."
Dengan
memahami sifat-sifat Mazmumah ini secara lebih mendalam, kita dapat lebih
berhati-hati untuk menghindarinya dalam kehidupan sehari-hari kita dan
memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT serta sesama manusia.
Dalil
Sifat Mazmumah
Dalil-dalil
yang melarang sifat-sifat Mazmumah adalah pemandu utama bagi umat Islam untuk
menjauhi perilaku-perilaku yang meracuni hati dan jiwa. Ayat-ayat Al-Quran dan
hadis-hadis Rasulullah SAW adalah sumber-sumber hukum yang memberikan petunjuk
yang jelas mengenai larangan ini.
1.
Riak (Surah Al-Ma'un)
Allah
SWT berfirman dalam Surah Al-Ma'un:
"Maka kecelakaan yang besar bagi orang yang solat, (iaitu) mereka
yang berkeadaan lalai daripada menyempurnakan solatnya. Juga bagi orang yang
berkeadaan riak (dalam ibadah dan bawaannya)."
Ayat
ini menegaskan bahaya riak dalam ibadah dan tingkah laku sehari-hari. Ia
mengingatkan kita bahwa niat dalam beribadah harus murni semata-mata untuk
memenuhi ketaatan kepada Allah SWT, dan bukan untuk mendapatkan pujian manusia.
2.
'Ujub (Surah At-Taubah)
Allah
SWT berfirman dalam Surah At-Taubah:
"...Iaitu ketika kamu berasa megah dengan sebab bilangan kamu yang
ramai. Maka bilangan yang ramai itu tidak mendatangkan faedah kepada kamu
sedikit pun..."
Ayat
ini menekankan bahwa jumlah atau kelebihan yang dimiliki bukanlah indikator
utama keberkatan atau keuntungan. Rasa bangga terhadap hal ini adalah contoh
yang perlu dihindari.
3.
Hasad (Surah Al-Falak)
Allah
SWT berfirman dalam Surah Al-Falak:
"Dan daripada kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan
dengkinya."
Ayat
ini menegaskan bahaya hasad dan perasaan dengki terhadap kelebihan orang lain.
Ia mengingatkan kita untuk bersikap adil dan tidak menginginkan keburukan
terhadap sesama manusia.
Hadis
Rasulullah SAW
Rasulullah
SAW juga memberikan penjelasan dan peringatan terhadap sifat-sifat Mazmumah ini
melalui hadis-hadis beliau. Contohnya, dalam hadis beliau, beliau menyebutkan
kebahayaan hasad dan bahayanya terhadap kebaikan seseorang.
Dengan
memahami dan merujuk kepada dalil-dalil ini, umat Islam dapat memperoleh
panduan yang jelas mengenai perilaku yang seharusnya dihindari dalam kehidupan
sehari-hari. Hal ini membantu dalam membangun karakter yang lebih baik dan
mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Cara Meninggalkan Sifat Mazmumah
Ada beberapa cara untuk meninggalkan
sifat Mazmumah:
- 1. Sentiasa mengamalkan sifat mahmudah dan menjauhi sifat Mazmumah.
- 2. Sentiasa muhasabah diri untuk terhindar dari sifat Mazmumah.
- 3. Mengawal keinginan nafsu yang suka akan kemegahan dunia.
- 4. Berzikir kepada Allah SWT untuk menyucikan jiwa.
- 5. Mencontohi akhlak mulia para rasul dan sahabat.
- 6. Bersahabat dengan rakan yang berakhlak mulia.
Hikmah
Meninggalkan Sifat Mazmumah
Meninggalkan sifat Mazmumah membawa
berbagai hikmah yang penting dalam kehidupan seorang Muslim:
- 1. Membentuk akhlak yang mulia dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- 2. Mendidik jiwa untuk tunduk kepada kekuasaan Allah SWT.
- 3. Memperkukuh jati diri Muslim dengan amalan sifat mahmudah.
- 4. Mendapatkan ketenangan hidup melalui hubungan harmoni dengan sesama
manusia.
- 5. Memartabatkan imej Islam sebagai contoh terbaik dalam membangunkan modal insan.
Penutup
Sifat
Mazmumah adalah ujian dalam kehidupan setiap Muslim. Dengan memahami maksudnya,
menjauhkan diri dari contohnya, merujuk kepada dalil-dalil yang melarangnya,
menerapkan cara-cara untuk meninggalkannya, dan merasakan hikmah-hikmah positif
dalam proses ini, kita dapat memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT dan
masyarakat sekitar, serta memperkukuhkan akhlak Islam dalam diri kita. Semoga
tulisan ini memberikan pencerahan dan inspirasi dalam perjalanan kita untuk
menjadi individu yang lebih baik dan lebih bermoral.









Mazmumah merujuk kepada sifat dan tingkah laku keji yang bertentangan dengan ajaran syarak. Sifat-sifat ini, seperti riak, 'ujub, dan hasad, menunjukkan tanda-tanda ketidakpatuhan terhadap prinsip-prinsip agama.Sifat Mazmumah adalah sifat-sifat keji yang meracuni hati dan jiwa seseorang..
ReplyDelete